Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah Tanggulangi Penyebaran Covid-19

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah Tanggulangi Penyebaran Covid-19
    Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto

    JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto, prihatin melihat cara kerja Pemerintah menanggulangi penyebaran Covid-19. Ia menilai Pemerintah tidak sistematis dan komprehensif menentukan urutan kerja penanggulangan Covid-19. Meskipun banyak tim dan satgas yang dibentuk, tapi koordinasi sangat lemah. Alhasil upaya penanggulangan Covid-19 menjadi berlarut-larut.

    “Penanggulangan Covid ini harus benar-benar berorientasi kepada manusia, karena ini adalah masalah kesehatan, bahkan darurat kesehatan. Jadi yang menjadi fokus dan prioritas adalah bidang kesehatan. Bukan ekonomi atau yang lainnya, ” ujar Mulyanto melalui pesan singkatnya kepada Parlementaria, Senin (26/10/2020).

    KINERJA.CO.ID
    market.biz.id KINERJA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Diungkapkannya, kebijakan, strategi dan program penanggulangan Covid-19 mesti berbasis riset (evidence based approach). Tidak boleh sembarang atau sekadar perkiraan. Tindakan yang dilakukan harus tepat, akurat dan tidak tergesa-gesa. Sehingga mendapat penerimaan publik, karena memberi ketentraman di masyarakat.

    “Pemerintah tidak boleh terburu-buru apalagi ugal-ugalan. Harus bertahap sesuai abjadiah. Kalau pembentukan RUU Cipta Kerja ngebut, masa urusan pengadaan vaksin dan nyawa manusia juga mau dilaksanakan dengan tabrak sana sini. Harus clear dahulu hasil dari uji klinis tahap ketiga tersebut, ” ungkap Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) ini.  

    WARTAADHYAKSA.COM
    market.biz.id WARTAADHYAKSA.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Setelah uji klinis tahap ketiga selesai, baru kemudian BPOM harus sudah menerbitkan izin edar. Sehingga tervalidasi, bahwa vaksin yang telah selesai tuntas uji klinis tersebut memang benar-benar efektif sebagai vaksin Covid-19 dan aman bagi kesehatan.  Serta tidak ada efek samping yang berarti. Tidak hanya itu, legislator dapil Banten I ini juga meminta Pemerintah memperhatikan aspek kehalalan dari vaksin tersebut, agar masyarakat merasa aman dari segi keyakinan relijius mereka.

     “Kalau efikasinya belum jelas, keamanannya belum meyakinkan, juga kehalalannya belum diketahui, namun vaksin tersebut langsung diedarkan, maka ini akan bikin gaduh lagi di dalam masyarakat. Sebaiknya Pemerintah setop ugal-ugalan dan jangan bikin gaduh. Masyarakat bukan kelinci percobaan, ” pungkas Anggota Badan Legislasi DPR RI ini. (***)

    Mulyanto DPR RI PKS
    Paparazi

    Paparazi

    Artikel Sebelumnya

    Media Week Gembleng 274 Pasis Seskoad Mahir...

    Artikel Berikutnya

    Junimart Girsang Pertanyakan Pembatalan...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 133

    Postingan Tahun ini: 2526

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 97

    Postingan Tahun ini: 1897

    Registered: May 25, 2021

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 56

    Postingan Tahun ini: 343

    Registered: Jul 9, 2020

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 50

    Postingan Tahun ini: 612

    Registered: Jul 11, 2020

    Profle

    Narsono Son verified

    Polda Banten Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Pemalsuan Surat Muscab PPP Pandeglang
    Lapas Pasir Putih Kemenkumham Jateng bersinergi Keamanan dengan Polsek Nusakambangan
    Secara Virtual, Lapsustik Purwokerto Ikuti Kegiatan Wisuda Purna Bhakti Pengayoman
    Kakanwil Kemenkumham Jateng Kukuhkan 10 Guru Kekayaan Intelektual

    Rekomendasi

    Persiapan Upacara 17 Agustus 2022, Babinsa Koramil 03 Manding Latih Tata Cara Upacara Bendera Di SMPN 1 Manding
    Demi Keamanan Ketertiban Penumpang Kapal, Babinsa Laksanakan Prokes Dan Kawal Pemeriksaan
    Babinsa Koramil 02 Kalianget Menjadi Irup Upacara Di SDN Timur ll Kalianget
    Babinsa Lakukan Anjangsana
    Koramil 0824/26 Jelbuk Dukung Pemberantasan PMK, Pantau Ternak Warga

    Ikuti Kami